Nabila Huda Fauziyah Bawa MAN 2 YK Raih Juara 3 MTQ Tingkat Kota

Nabila Huda Fauziyah, siswa kelas XI D MAN 2 Yogyakarta, yang meraih Juara 3 MTQ tingkat Kota Yogyakarta

Sedayu (MAN 2 Yogyakarta) — Membaca Al-Qur’an dengan baik membutuhkan lebih dari sekadar suara yang merdu. Ketepatan bacaan, penguasaan tajwid, irama, dan keberanian tampil menjadi bagian penting dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). Hal tersebut berhasil ditunjukkan oleh Nabila Huda Fauziyah, siswa kelas XI D MAN 2 Yogyakarta, yang meraih Juara 3 MTQ tingkat Kota Yogyakarta pada Selasa (15/9/2026). Prestasi Nabila menjadi salah satu capaian membanggakan bagi MAN 2 Yogyakarta dalam ajang PKM tingkat Kota Yogyakarta. Ia berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya di tengah persaingan peserta dari berbagai sekolah dan madrasah. Mengikuti lomba MTQ tentu menghadirkan tantangan tersendiri. Peserta tidak hanya dituntut mampu membaca ayat-ayat Al-Qur’an dengan benar, tetapi juga harus memiliki kesiapan mental ketika tampil di hadapan dewan juri dan peserta lainnya.

Di sinilah keberanian menjadi bagian penting. Kemampuan yang sudah dipersiapkan melalui latihan perlu ditampilkan dengan percaya diri saat berada di atas panggung. Kesalahan kecil dalam bacaan maupun kurangnya ketenangan dapat memengaruhi penampilan. Nabila berhasil melewati tantangan tersebut dan membawa pulang Juara 3 MTQ tingkat Kota Yogyakarta. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa ketekunan dalam mempelajari Al-Qur’an dapat berjalan beriringan dengan semangat untuk berprestasi.

Bagi seorang pelajar, mengikuti kompetisi seperti MTQ juga memberikan pengalaman yang tidak selalu diperoleh di ruang kelas. Selain mengasah kemampuan membaca Al-Qur’an, proses persiapan dan perlombaan dapat melatih fokus, kedisiplinan, keberanian, serta kemampuan tampil di depan publik. Prestasi Nabila sekaligus menjadi bagian dari kontribusi siswa dalam membawa nama baik madrasah melalui bidang keagamaan. Satu peserta, satu penampilan, dan satu pencapaian dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk berani mengembangkan potensi yang dimiliki. Raihan Juara 3 ini bukan sekadar tentang posisi di papan hasil lomba. Di baliknya terdapat proses belajar, latihan, dan keberanian untuk tampil. Nabila Huda Fauziyah telah menunjukkan bahwa lantunan ayat Al-Qur’an juga dapat menjadi jalan bagi siswa untuk berkarya dan berprestasi.(liy)

 


wa Chat via WhatsApp