Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Baca, Balik, Cerita di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta, Kamis 21 Mei 2026. Nafiatur Rasyidah Guru Bahasa Arab MAN 2 Yogyakarta meriview buku “Bidadari-Bidadari Syurga” bersama Pustakawan MAN 2 Yogyakarta Nuryanti A.Md di Perpustakaan Mandaya Pukul 07.30 WIB.
Kegiatan
review berlangsung syahdu karena novel Bidadari-Bidadari Surga karya Tere Liye termasuk
novel keluarga yang menyentuh. Bahkan buku ini sudah digubah menjadi Film Layar
Lebar dan berhasil menarik perhatian keluarga Indonesia. Buku ini menghadirkan cerita penuh
haru tentang kasih sayang, pengorbanan, kerja keras, dan cinta tulus dalam
sebuah keluarga sederhana yang tinggal di lembah pedalaman.
Nafiatur
Rasyidah menuturkan dengan penuh penghayatan, tokoh utama dalam novel ini
adalah Laisa, seorang perempuan sederhana dengan penampilan yang tidak
sempurna, dan dianggap paling tidak cantik daripada saudara-saudaranya. Tetapi
dibalik kekurangannya Laisa memiliki hati yang luar biasa besar. Sejak kecil,
Laisa rela mengorbankan impian dan kebahagiaannya demi adik-adiknya agar bisa
sekolah dan memiliki masa depan yang cerah.
Melalui
kehidupan Laisa, kita diajak memahami arti cinta keluarga yang sebenarnya.
Sosok Laisa digambarkan sebagai “bidadari surga” karena ketulusannya merawat
dan membesarkan dan sebagai tulang punggung adik-adiknya tanpa pernah mengeluh.
Pengorbanannya menjadi inti emosional yang membuat pembaca tersentuh hingga
meneteskan air mata.
Gaya
penulisan Tere Liye dalam novel ini terasa hangat, sederhana, namun sangat kuat
secara emosional. Alur cerita yang mengalir dipadukan dengan nilai-nilai
kehidupan membuat novel ini mudah dipahami sekaligus membekas di hati pembaca.
Selain
mengangkat kisah keluarga, novel ini juga menyampaikan pesan tentang kerja
keras, pendidikan, rasa syukur, dan pentingnya menghargai keluarga selagi masih
ada. Hal ini mengingatkan kita pada perjuangan orang tua maupun saudara setelah
membaca novel ini.
Nuryanti
merasa sangat terharu dengan penuturan Nafiatur Rasyidah yang sangat menyentuh.
Menurut Nuryanti, Bidadari-Bidadari Surga adalah novel yang sangat menguras
emosi namun penuh pelajaran hidup. Kisah Laisa mengajarkan bahwa cinta sejati
tidak selalu tentang pasangan, tetapi juga tentang keluarga dan pengorbanan
tanpa pamrih. Novel ini cocok dibaca siapa saja yang ingin lebih menghargai
keluarga dan belajar tentang ketulusan hati. (nur)
Berikan Komentar