Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Kegigihan dan semangat pantang menyerah mengantarkan Haikal Ghaza Maulana Akhtar, peserta didik kelas X E MAN 2 Yogyakarta, meraih prestasi membanggakan dengan memborong dua medali dalam ajang Olimpiade Sains Nasional mata pelajaran Geografi jenjang SMA/SMK/MA sederajat yang diselenggarakan oleh Jenius Competitions pada 8–11 Maret 2026.
Pada tingkat provinsi, Haikal tampil gemilang dengan menyabet medali emas, menunjukkan penguasaan materi geografi yang kuat serta kemampuan analisis yang unggul. Tak berhenti di situ, ia kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih medali perak, bersaing dengan peserta terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
Berasal dari Sleman, Haikal membuktikan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk berprestasi di level tinggi. Ketekunan, disiplin, serta semangat belajar yang konsisten menjadi fondasi utama dalam meraih prestasi tersebut.
Guru pembimbing, Retno Wulandari, S.Si., menyampaikan rasa bangga atas capaian yang diraih anak didiknya. Ia menilai Haikal memiliki daya juang tinggi dan ketekunan luar biasa dalam mendalami materi. “Haikal menunjukkan proses belajar yang konsisten dan semangat pantang menyerah. Prestasi ini adalah hasil dari kerja keras yang terarah. Harapannya, ia terus berkembang dan mampu melangkah ke tingkat yang lebih tinggi, bahkan internasional,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., turut mengapresiasi prestasi tersebut sebagai bukti nyata kualitas pendidikan di madrasah. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi madrasah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik.
“Prestasi ini adalah hasil dari sinergi antara peserta didik, guru pembimbing, dan lingkungan madrasah yang mendukung. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi, serta menumbuhkan budaya unggul di MAN 2 Yogyakarta,” ujarnya.
Prestasi Haikal semakin memperkuat posisi MAN 2 Yogyakarta sebagai madrasah unggulan yang konsisten melahirkan generasi berprestasi di bidang akademik. Dukungan pembinaan intensif dan komitmen madrasah dalam mengembangkan potensi peserta didik menjadi kunci utama keberhasilan tersebut.
Keberhasilan ini diharapkan mampu menginspirasi peserta didik lainnya untuk berani berkompetisi dan mengukir prestasi di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus mempertegas bahwa madrasah mampu bersaing dan unggul dalam bidang sains di era global. (pusp)
Berikan Komentar