Razqy Ruzyan Rayza Menemukan Makna Perjalanan dan Impian dalam Sang Alkemis Di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta

Razqy Ruzyan Rayza Meriview Buku Bersama Nuryanti A.Md

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) - Setiap perjalanan memiliki tujuan, tetapi untuk menemukannya dibutuhkan keberanian untuk terus melangkah. Gagasan tentang perjalanan, impian, dan keberanian mengejar tujuan menjadi bagian yang menarik perhatian Razqy Ruzyan Rayza, siswa kelas XC MAN 2 Yogyakarta, saat membaca novel Sang Alkemis karya Paulo Coelho.

Razqy kemudian membagikan cerita dan kesan setelah membaca novel tersebut melalui program Baca, Balik, Cerita di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta. kegiatan dilaksanakan Kamis (01/10/2026) pukul 12.30 WIB. Baginya, kisah dalam Sang Alkemis memberikan pengalaman membaca yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajak pembaca untuk memaknai perjalanan dalam kehidupan.

Menurut Razqy, perjalanan tokoh dalam novel tersebut memberikan gambaran bahwa untuk mencapai sesuatu yang diinginkan, seseorang perlu berani berusaha dan tidak mudah menyerah. Berbagai pengalaman yang ditemui sepanjang perjalanan juga dapat menjadi bagian penting dalam proses menemukan makna dan tujuan.

Nuryanti A. Md, Pustakawan MAN 2 Yogyakarta, mengaku tertarik mendengarkan cerita Razqy tentang Sang Alkemis. Ia menilai Razqy mampu menangkap sisi reflektif dari novel tersebut dan menyampaikannya dengan sudut pandang yang dekat dengan kehidupan.

“Cerita Razqy menarik karena Ia tidak hanya menceritakan kembali isi buku, tetapi juga menangkap pesan tentang perjalanan dan impian. Dari cara Razqy bercerita, terlihat bahwa Ia mencoba menghubungkan pengalaman tokoh dalam buku dengan kehidupan,” ujar Nuryanti.

Razqy mengatakan bahwa membaca Sang Alkemis membuatnya menyadari bahwa sebuah perjalanan tidak selalu berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Namun, setiap proses tetap memiliki pelajaran yang dapat membantu seseorang memahami dirinya dan tujuan yang ingin dicapai.

Melalui Baca, Balik, Cerita, Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta memberikan kesempatan kepada siswa untuk menghidupkan kembali buku yang telah mereka baca melalui cerita dan refleksi. Dari pengalaman Razqy, sebuah novel bukan hanya dibaca sampai halaman terakhir, tetapi juga dapat meninggalkan pemikiran yang terus dibawa dalam kehidupan. (nur)

 


wa Chat via WhatsApp