SAJI SAPO: Satu Jiwa Satu Pohon, Langkah Nyata MAN 2 Yogyakarta Merawat Lingkungan

Guru MAN 2 Yogyakarta berkomitmen menyukseskan SAJI SAPO.

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Gerakan SAJI SAPO (Satu Jiwa Satu Pohon) menjadi salah satu langkah nyata MAN 2 Yogyakarta dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Filosofi SAJI SAPO mengandung pesan bahwa setiap individu memiliki peran dan tanggung jawab dalam menjaga keberlangsungan alam. Satu pohon yang ditanam menjadi simbol satu komitmen untuk merawat bumi, menjaga keseimbangan ekosistem, serta memastikan keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang. Gerakan nyata ini dilaksanakan bersamaan dengan perayaan Hari Konservasi Alam Nasional Senin (10/8/2026). Tidak berhenti di hari itu saja, MAN 2 Yogyakarta berkomitmen untuk terus berkontribusi melalui pengolahan sampah dan penanaman pohon secara berkelanjutan.

Bagi MAN 2 Yogyakarta, SAJI SAPO tidak sekadar dimaknai sebagai kegiatan menanam pohon, tetapi sebagai gerakan membangun kesadaran ekologis yang dimulai dari diri sendiri. Pohon memiliki peran penting dalam menjaga kualitas udara, menyerap karbon, mempertahankan kesuburan tanah, serta membantu menjaga ketersediaan air. Melalui gerakan ini, warga madrasah diajak memahami bahwa pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan tindakan sederhana, konsisten, dan berkelanjutan.

Sebagai lembaga pendidikan, MAN 2 Yogyakarta berkomitmen menjadikan lingkungan hidup sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik. Semangat konservasi diwujudkan melalui keterlibatan warga madrasah dalam berbagai kegiatan penghijauan, penanaman, dan pembiasaan perilaku ramah lingkungan. Melalui SAJI SAPO, MAN 2 Yogyakarta ingin menanamkan nilai bahwa menjaga alam berarti menjaga kehidupan, sejalan dengan semangat “Dari Mandaya untuk Bumi dan Dunia”.(win)


wa Chat via WhatsApp