Sausan Wildan Basyarahil Mengulas Keajaiban Otak Tengah di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta, Mengajak Siswa Mengoptimalkan Potensi Diri

Sausan Wildan Basyarahil Meriview Buku Bersama Nuryanti A.Md di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta

Yogyakarta ( MAN 2 Yogyakarta) — Kegiatan literasi Baca Balik Cerita kembali berlangsung di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta. Kali ini, Sausan Wildan Basyarahil, siswa kelas XA, berkesempatan mengulas buku Keajaiban Otak Tengah karya Nesya Nanuela pada Jumat (31/07/2026) pukul 12.30 WIB bersama Pustakawan MAN 2 Yogyakarta, Nuryanti, A.Md.

Dengan penuh semangat, jelas, dan berapi-api, Sausan menceritakan isi buku yang dibacanya. Ia menjelaskan bahwa buku tersebut membahas tentang potensi otak tengah dan bagaimana mengoptimalkan fungsinya untuk mendukung kemampuan otak kanan dan kiri.

Dalam ulasannya, Sausan menyampaikan bahwa manusia memiliki potensi otak yang luar biasa dan masih dapat dikembangkan. Ia juga memaparkan informasi yang ia temukan dalam buku mengenai persentase penggunaan otak manusia serta perbandingan dengan tokoh jenius seperti Albert Einstein. Menurut Sausan, apabila potensi otak tengah dapat dikembangkan secara optimal, kemampuan otak manusia juga dapat semakin meningkat.

Sausan juga membagikan salah satu cara yang disebutkan dalam buku untuk membantu meningkatkan kerja otak tengah, yaitu menciptakan suasana yang rileks. Ia mencontohkan kegiatan mendengarkan musik Mozart sebagai salah satu cara yang dapat dilakukan dalam suasana tenang dan nyaman.

Dari buku Keajaiban Otak Tengah, Sausan mendapatkan pesan penting bahwa setiap manusia memiliki potensi dan kemampuan yang luar biasa untuk dikembangkan. Ia belajar bahwa seseorang tidak boleh mudah merasa puas dengan kemampuan yang dimiliki saat ini, tetapi perlu terus belajar, berlatih, dan berusaha mengoptimalkan potensi diri.

Menurutnya, membaca buku juga dapat membuka wawasan dan memberikan pengetahuan baru yang mungkin belum pernah diketahui sebelumnya. Dengan membaca dan memahami isi buku, seseorang dapat terdorong untuk mengenali kemampuan dirinya dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik.

Menanggapi ulasan Sausan, Nuryanti, A.Md. mengapresiasi semangat dan keberanian Sausan dalam menyampaikan kembali isi buku yang telah dibacanya. Menurut Nuryanti, kemampuan Sausan dalam bercerita dengan penuh semangat menunjukkan bahwa membaca dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus melatih keterampilan berbicara dan menyampaikan gagasan.

“Melalui kegiatan Baca Balik Cerita, siswa tidak hanya diajak untuk membaca, tetapi juga belajar memahami isi bacaan, menemukan pesan yang bermakna, kemudian menyampaikannya kembali dengan bahasa mereka sendiri. Dari sinilah literasi menjadi lebih hidup karena buku yang telah dibaca dapat menjadi sumber inspirasi dan pengetahuan yang dibagikan kepada orang lain,” tutur Nuryanti.

Kegiatan Baca Balik Cerita di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta terus menjadi ruang bagi siswa untuk menumbuhkan budaya membaca sekaligus mengembangkan keberanian dalam berbagi cerita dan gagasan. Setiap buku yang dibaca memiliki cerita, dan setiap cerita selalu memiliki pelajaran yang dapat menjadi bekal untuk melangkah dan berkembang.

Baca, balik, cerita! Karena membaca bukan sekadar menyelesaikan halaman, tetapi menemukan makna dan membagikannya kepada sesama. (nur)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp