Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Gerakan literasi Baca, Balik, Cerita kembali dilaksanakan di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta pada Jumat (24/07/2026) pukul 16.00 wib. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya diajak membaca dan mengembalikan buku, tetapi juga berbagi cerita serta menyampaikan kembali pengalaman dan pemahaman yang diperoleh dari buku yang telah dibacanya bersama Pustakawan Nuryanti A.Md di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta.
Salah
satu siswa yang turut berpartisipasi adalah Latifa Felyn Humairo, siswi kelas
XII E, yang berkesempatan mereview buku Babel karya RF Kuang. Dengan penuh
antusias dan semangat, Felyn menceritakan kembali isi buku tersebut tentang
dunia yang penuh dengan imajinasi, pengetahuan, serta perjalanan yang membawa
pembaca seolah-olah berada di suasana Oxford University. Alur cerita yang
menarik dan kaya akan gambaran tempat membuat pembaca diajak untuk membayangkan
dunia yang luas dan penuh kemungkinan.
Selama
melakukan review, Felyn sangat antusias dan bersemangat sehingga Pustakawan
ikut merasakan semangat yang sama dan seolah ikut membayangkan suasana di
Oxford University. Felyn juga merasa bahwa cerita dalam buku Babel sangat seru
dan mampu memancing imajinasi tinggi pembaca.
“Buku
ini sangat seru dan membuat saya membayangkan banyak hal, seperti benar-benar
berada di tempat yang diceritakan,” ungkap Felyn.
Hikmah
yang dapat dipetik oleh Felyn dari buku ini adalah bahwa setiap orang harus
berani bermimpi setinggi langit. Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini
selama ada keinginan, usaha, dan doa. Dengan ketiganya, setiap cita-cita pasti
dapat diwujudkan.
Pustakawan
MAN 2 Yogyakarta, Nuryanti, A.Md., menanggapi dengan semangat karena melihat
antusiasme Felyn dalam mengikuti kegiatan literasi Baca, Balik, Cerita. Menurut
Nuryanti, semangat seperti ini menunjukkan bahwa literasi tidak hanya tentang
membaca, tetapi juga tentang memahami dan menghidupkan kembali isi bacaan
melalui cerita.
“Melalui Baca, Balik, Cerita, kami ingin menumbuhkan kebiasaan membaca yang tidak berhenti ketika buku dikembalikan. Setelah membaca, siswa diajak memahami, memaknai, dan menceritakan kembali apa yang telah dibacanya,” tutur Nuryanti.
Literasi
Baca, Balik, Cerita di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta menjadi salah satu upaya
untuk membangun budaya membaca yang lebih bermakna. Setiap buku yang dibaca
memberikan pengalaman, setiap cerita yang disampaikan menghadirkan pemahaman,
dan setiap hikmah yang ditemukan menjadi bekal bagi siswa untuk tumbuh menjadi
pribadi yang lebih bijaksana.
Melalui
gerakan ini, Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta terus berkomitmen menjadikan
perpustakaan sebagai ruang tumbuhnya budaya literasi, tempat siswa membaca,
berbagi cerita, dan menemukan makna dari setiap buku yang mereka baca. (nur)
Berikan Komentar