Seragam Berganti, Kenangan Tak Berpindah: Alumni KKO Kembali ke MAN 2 Yogyakarta

Foto Muhammad Difal Ferdiyansyah bersama M. Feni

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Ada perjalanan yang membawa seseorang jauh dari tempat ia pernah belajar, tetapi ada pula kenangan yang selalu menemukan jalan untuk kembali. Jumat (25/09/2026), Muhammad Difal Ferdiyansyah, alumni MAN 2 Yogyakarta tahun 2024 dari Kelas Khusus Olahraga (KKO), menyempatkan diri kembali ke almamaternya. Kini mengenakan seragam sebagai abdi negara TNI Angkatan Darat dan bertugas di Pemalang, Difal hadir bukan untuk sekadar bernostalgia, melainkan untuk menyambung kembali silaturahmi dengan madrasah dan para guru yang pernah membersamai langkahnya.

Kedatangannya menjadi momen sederhana yang menyimpan makna mendalam bagi keluarga besar madrasah. Di tengah kesibukan menjalankan tugas negara, Difal masih menyempatkan waktu untuk menyapa guru dan mengenang tempat yang dahulu menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikannya. Salah satu guru yang ditemuinya adalah M. Feni, yang turut menyambut hangat kehadiran mantan muridnya tersebut.

Bagi seorang guru, melihat murid tumbuh dan menemukan jalannya sendiri merupakan kebahagiaan yang tidak selalu membutuhkan kata-kata panjang. Sosok Difal menjadi salah satu gambaran bahwa proses pendidikan di madrasah dapat terus berlanjut dalam bentuk pengabdian di tengah masyarakat dan negara. Pertemuan tersebut pun menghadirkan kembali cerita-cerita masa sekolah yang mungkin sederhana, tetapi tetap melekat meski waktu telah membawa mereka pada perjalanan masing-masing.

Kunjungan Difal juga menyampaikan pesan bahwa keberhasilan seorang alumni bukan hanya tentang profesi atau seragam yang dikenakan hari ini. Ada nilai, doa, bimbingan, dan keteladanan guru yang ikut menemani perjalanan seorang anak hingga mampu berdiri di tempatnya sekarang. Ketika seorang alumni kembali untuk mengucapkan terima kasih dan bersilaturahmi, sesungguhnya ia sedang menunjukkan bahwa hubungan antara murid dan guru tidak berhenti ketika bel sekolah terakhir berbunyi.

Keluarga besar MAN 2 Yogyakarta menyambut silaturahmi tersebut sebagai bagian kecil dari kisah panjang perjalanan para alumninya. Dari ruang-ruang kelas, lapangan olahraga, hingga medan pengabdian, setiap alumni membawa cerita dan nilai yang pernah tumbuh selama menjadi bagian dari madrasah. Kepulangan Difal menjadi pengingat bahwa sejauh apa pun langkah seorang murid pergi, almamater dan guru selalu memiliki tempat tersendiri dalam perjalanan hidupnya.(fen)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp