Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Komitmen MAN 2 Yogyakarta dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dan penyiapan calon pendidik profesional kembali diwujudkan melalui kegiatan Penerjunan Mahasiswa Magang Pendidikan Bahasa Jepang UMY (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta), yang dilaksanakan di Ruang BC pada pukul 09.00–11.00 WIB.
Sebanyak
10 mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang UMY resmi diterjunkan
untuk melaksanakan kegiatan magang di MAN 2 Yogyakarta. Kegiatan ini didampingi
langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dedi Suryadi, M.Pd., Ph.D., yang
hadir membersamai mahasiswa dalam proses awal pengenalan lingkungan madrasah.
Dalam
sambutannya, Dedi Suryadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada MAN 2
Yogyakarta atas kesediaannya menjadi mitra magang. Ia berharap para mahasiswa
mendapatkan bimbingan dan arahan yang optimal selama menjalani praktik
lapangan. Menurutnya, pengalaman langsung di sekolah merupakan fase penting
dalam membentuk kompetensi pedagogik, profesionalisme, dan kesiapan calon guru
Bahasa Jepang.
Kepala
MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan
ucapan selamat datang kepada para mahasiswa magang serta mengapresiasi
kepercayaan yang diberikan kepada MAN 2 Yogyakarta sebagai tempat pelaksanaan
magang. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi dan
kolaborasi antara perguruan tinggi dan madrasah.
“Teori
dan proses perkuliahan telah ditempuh di bangku kuliah. Kini saatnya mahasiswa
mentransfer ilmu kepada para murid. Namun lebih dari sekadar transfer
pengetahuan, yang paling utama adalah pendidikan karakter, karena guru memiliki
tanggung jawab moral sebagai pendidik,” tegas Hartiningsih.
Ia
berharap kegiatan magang ini mampu mencetak calon-calon guru Bahasa Jepang yang
tidak hanya unggul dalam penguasaan bahasa dan keterampilan mengajar, tetapi
juga memiliki kepekaan sosial, integritas, dan karakter kuat saat terjun di
tengah masyarakat.
Kegiatan
penerjunan mahasiswa magang ini turut dihadiri oleh Waka Kurikulum Fajar Basuki
Rahmat, S.Ag., serta Guru Bahasa Jepang Diah Wijiastuti, S.S., yang akan
berperan aktif dalam mendampingi, membina, dan mengarahkan mahasiswa selama
pelaksanaan magang.
Melalui
program magang ini, mahasiswa diharapkan mampu mengasah keterampilan mengajar,
komunikasi edukatif, serta manajemen kelas, sekaligus menanamkan nilai-nilai
karakter dalam praktik pembelajaran. Di sisi lain, MAN 2 Yogyakarta kembali
menegaskan perannya sebagai madrasah terbuka yang siap berkolaborasi demi
kemajuan dunia pendidikan.
Penerjunan
mahasiswa magang Pendidikan Bahasa Jepang ini menjadi langkah strategis dalam
menyiapkan pendidik masa depan yang kompeten, berkarakter, dan siap menghadapi
tantangan pendidikan global.
MAN 2
Yogyakarta selama ini dikenal sebagai madrasah yang memberi ruang luas
pengembangan minat bahasa asing sebagai bagian dari kesiapan global peserta
didik. Pembelajaran Bahasa Jepang tidak hanya berorientasi pada kemampuan
linguistik, tetapi juga pengenalan budaya, etos kerja, dan nilai-nilai positif
yang membentuk karakter disiplin dan tangguh.
Bahasa
Jepang merupakan salah satu program unggulan minat bahasa asing di MAN 2
Yogyakarta, selain Bahasa Jerman, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab. Seluruhnya
didukung oleh guru-guru yang kompeten dan profesional di bidangnya. Karena itu,
kehadiran mahasiswa magang ini sangat relevan untuk saling menguatkan praktik
pembelajaran. (pusp)
Berikan Komentar