Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Literasi merupakan kemampuan seseorang dalam membaca, memahami, mengolah, dan menyampaikan kembali informasi yang diperoleh dari berbagai sumber bacaan. Budaya literasi menjadi salah satu upaya penting untuk meningkatkan wawasan, kemampuan berpikir kritis, serta membangun karakter.
Program
literasi "Baca Balik Cerita" yang diselenggarakan Perpustakaan MAN 2
Yogyakarta mendapat sambutan hangat dari Guru, Pegawai, dan Siswa. Kegiatan ini
dilakukan dengan cara meminjam buku, membaca buku tersebut, kemudian
mengembalikannya sambil menceritakan kembali isi buku kepada Pustakawan.
Salah
satu Guru yang antusias yaitu Siti Nur Suciowati, S.HI, Guru Fiqih MAN 2
Yogyakarta, meminjam dua buku berjudul “Tulus untuk Orang yang Salah dan Bu,
Tidak Ada Teman Menangis Malam Ini” Karya Boy Candra. Peminjaman buku hari Senin (1/6/2026) pukul 08.00 WIB, setelah melaksanakan
upacara Hari Lahir Pancasila dan dilayani langsung oleh Pustakawan MAN 2 Yogyakarta,
Nuryanti A.Md.
Siti
Nur Suciowati yang sehari-hari dikenal sebagai pribadi santun ini mengatakan
bahwa kegiatan baca balik cerita sangat menarik dan memberikan motivasi untuk
lebih rajin membaca. Selain menambah pengetahuan dan wawasan, kegiatan ini juga
melatih kemampuan memahami isi bacaan serta menyampaikan kembali pesan yang
terkandung dalam buku.
"Program
ini sangat baik karena mendorong kami untuk benar-benar membaca dan memahami
isi buku. Ketika harus menceritakan kembali, kami menjadi lebih fokus dalam
menangkap pesan dan hikmah yang ada di dalam bacaan, selain itu bisa menjadi menjadi motifasi untuk menulis " ujar Siti Nur Suciowati.
Sementara
itu, Nuryanti menyampaikan bahwa program baca balik cerita merupakan salah satu
inovasi Perpustakaan untuk meningkatkan minat baca warga madrasah.
"Kami
berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan budaya literasi yang kuat di lingkungan
MAN 2 Yogyakarta. Tidak hanya membaca, tetapi juga memahami dan berbagi
pengetahuan dari buku yang telah dibaca," jelas Nuryanti.
Melalui
berbagai program literasi yang dikembangkan, MAN 2 Yogyakarta terus berupaya
menciptakan lingkungan belajar yang kaya akan budaya membaca. Literasi di
madrasah tidak hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi juga menjadi bagian dari
pembentukan karakter pembelajar sepanjang hayat yang gemar membaca, berpikir
kritis, dan berbagi ilmu kepada sesama. (nur)
Berikan Komentar