Sosialisasi Perjanjian Kinerja 2026, MAN 2 Yogyakarta Perkuat Akuntabilitas dan Kinerja ASN

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — MAN 2 Yogyakarta menggelar sosialisasi Perjanjian Kinerja (Perkin) Tahun 2026 pada Jumat (20/02/2026) sebagai langkah strategis dalam memperkuat akuntabilitas dan arah kinerja seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan madrasah. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Tata Usaha, Isti Wahyuni, S.E., M.M., dan diikuti oleh seluruh pegawai.

Laboran IPA Sri Purwati, S.Si, M.Pd menyampaikan informasi, arahan Kepala Tata Usaha Isti Wahyuni antara lain menegaskan bahwa Perjanjian Kinerja bukan sekadar dokumen administratif, melainkan instrumen penting untuk memastikan setiap pegawai memiliki target kerja yang jelas, terukur, dan selaras dengan tujuan organisasi. “Perkin menjadi pedoman utama dalam menyusun Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) 2026. Semua indikator harus dipahami bersama agar pelaksanaan kinerja dapat terarah dan berdampak,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa indikator dalam Perkin memuat Indikator Kinerja Sasaran Kegiatan (IKSK) yang menjadi lingkup tugas tata usaha. IKSK tersebut mencakup berbagai aspek strategis, antara lain jumlah guru yang memiliki sertifikat pendidik, jumlah tenaga kependidikan yang memenuhi kualifikasi dan kompetensi minimal, serta jumlah guru dan tenaga kependidikan yang memperoleh nilai moderasi beragama minimal baik pada rapor hasil Asesmen Kompetensi.

Selain itu, indikator juga mencakup peningkatan jenjang karier guru, peningkatan jumlah lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG), serta capaian nilai kinerja anggaran (NKA) madrasah. Aspek tata kelola turut menjadi perhatian melalui indikator jumlah laporan kinerja satuan kerja sesuai standar, nilai pembangunan Zona Integritas, serta nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA).

Lebih lanjut, indikator lain meliputi jumlah dokumen tindak lanjut hasil pengawasan (TLHP), ketepatan dan kesesuaian laporan keuangan semester I dan II, rata-rata indeks profesionalisme ASN, serta jumlah ASN yang memperoleh penghargaan pegawai teladan atau inspiratif.

Di bidang transformasi digital dan pengelolaan sarana, Perkin juga menargetkan peningkatan persentase digitalisasi arsip yang mudah diakses, serta pengembangan sarana dan prasarana perkantoran berbasis roadmap yang terencana.

Seluruh IKSK tersebut telah dibagi kepada setiap pegawai sesuai tugas dan fungsinya, sehingga menjadi acuan dalam penyusunan SKP Tahun 2026. Dengan demikian, setiap individu memiliki peran yang jelas dalam mendukung pencapaian target kinerja madrasah.

Melalui sosialisasi ini, MAN 2 Yogyakarta menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola yang profesional, transparan, dan berorientasi hasil. Diharapkan, implementasi Perkin yang optimal dapat mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan serta memperkuat budaya kerja yang akuntabel dan berintegritas di lingkungan madrasah. (pusp)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp