Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Siswa MAN 2 Yogyakarta mengikuti kegiatan stadium general Bimbingan dan Konseling (BK) pada Rabu (15/04/2026) dengan penuh antusias. Kegiatan bertajuk “Mengenal Potensi Diri untuk Memilih Jurusan yang Tepat” ini menjadi langkah strategis dalam membekali siswa menghadapi sistem pemilihan mata pelajaran pada Kurikulum Merdeka.
Dalam kegiatan tersebut, guru BK Muhammad Feni, S.Psi menjelaskan bahwa Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan bagi siswa untuk menentukan mata pelajaran sesuai minat, bakat, dan rencana karier. Tidak adanya penjurusan kaku seperti IPA, IPS, atau Bahasa menjadi peluang bagi siswa untuk lebih fokus mengembangkan potensi diri.
Ia juga memaparkan bahwa struktur pembelajaran di kelas XI dan XII terdiri dari mata pelajaran umum yang wajib diikuti seluruh siswa, serta mata pelajaran pilihan yang dapat dipilih sebanyak 4 hingga 5 mapel dari kelompok MIPA, IPS, Bahasa, maupun vokasi. Hal ini memberikan ruang eksplorasi yang lebih luas bagi siswa dalam menentukan arah studi.
Melalui sesi pemaparan, siswa diajak melakukan self-assessment untuk mengenali minat, kelebihan, serta cita-cita yang ingin dicapai. Selain itu, mereka juga diarahkan untuk melakukan riset program studi di perguruan tinggi agar dapat memilih mata pelajaran yang relevan dengan jurusan impian. Misalnya, peminatan Kedokteran memerlukan Biologi dan Kimia, sementara bidang Akuntansi membutuhkan Ekonomi dan Matematika tingkat lanjut.
Muhammad Feni menekankan pentingnya konsultasi dengan guru BK, orang tua, wali kelas, serta guru mata pelajaran sebelum mengambil keputusan. Dengan pertimbangan yang matang, siswa diharapkan mampu menentukan pilihan yang tepat dan tidak sekadar mengikuti tren.
Kegiatan ini berlangsung interaktif dengan banyaknya pertanyaan dan diskusi dari siswa. Melalui stadium general ini, siswa MAN 2 Yogyakarta diharapkan semakin mantap dalam menentukan mata pelajaran pilihan yang selaras dengan potensi diri dan cita-cita masa depan. (M. Feni)
Berikan Komentar