Studi Akademik dan Riset Lingkungan, Siswa Kelas XI MAN 2 Yogyakarta Dalami Sejarah Pendidikan di Museum Pendidikan Indonesia UNY


Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) – Pembelajaran tidak selalu harus berlangsung di ruang kelas. Prinsip inilah yang diwujudkan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Yogyakarta melalui kegiatan Studi Akademik dan Riset Lingkungan (STARLing) bagi peserta didik kelas XI dengan mengunjungi Museum Pendidikan Indonesia di kampus Universitas Negeri Yogyakarta, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini dirancang untuk memperkaya wawasan akademik sekaligus menumbuhkan kepekaan riset peserta didik terhadap perkembangan pendidikan nasional.

Sejak pagi, empat puluh peserta didik tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali dengan tur edukatif di Museum Pendidikan Indonesia UNY. Mereka diajak menyusuri jejak panjang sejarah pendidikan nasional, mulai dari masa kolonial hingga era pendidikan modern. Beragam koleksi arsip, foto, dan artefak pembelajaran menjadi jendela refleksi tentang perjuangan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Ketertarikan peserta didik semakin terlihat saat pemandu museum menjelaskan perubahan alat belajar dari masa ke masa. Dari bangku kayu sederhana, papan tulis batu, hingga perkembangan kurikulum berbasis teknologi, seluruhnya memberi gambaran konkret bahwa kemajuan pendidikan hari ini merupakan hasil dari proses panjang dan pengorbanan banyak generasi.

Tidak hanya berfokus pada literasi sejarah, STARLing juga diisi dengan sesi pengenalan dunia perguruan tinggi. Peserta didik mendapatkan informasi akademik mengenai Universitas Negeri Yogyakarta, meliputi lingkungan kampus, ragam program studi, serta peluang pengembangan diri. Sesi ini menjadi bekal awal bagi peserta didik dalam menata cita-cita dan arah studi lanjut secara lebih matang.


Kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan daya kritis dan kesadaran akademik peserta didik. Belajar langsung di pusat literasi pendidikan seperti museum mampu menghadirkan pengalaman bermakna yang tidak tergantikan oleh buku teks semata. Peserta didik diajak berpikir reflektif, memahami konteks, sekaligus menumbuhkan motivasi belajar yang lebih kuat.

Kegiatan STARLing ini didampingi oleh tim guru yang berperan aktif dalam membimbing dan memastikan ketercapaian tujuan pembelajaran. Guru pendamping tersebut terdiri atas Siti Nur Suciowati, S.HI (Koordinator STARLing); Nurul Zulaeqa, S.Pd.; Srimarlina, S.Pd., M.A.; Indra Ristanta, S.Hum.; Fatikah Firda Nandara, S.Pd serta Dra. Ida Puspita, M.Pd.Si,. Kehadiran para pendidik ini memperkuat pendampingan akademik sekaligus membangun suasana belajar yang aman, tertib, dan inspiratif.

Dengan mengenakan seragam putih abu-abu dan jas almamater, seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan tertib sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai. STARLing ditutup dengan diskusi singkat dan refleksi bersama sebagai upaya merangkum nilai-nilai pembelajaran yang diperoleh sepanjang kunjungan.

Melalui kegiatan ini, MAN 2 Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya menghadirkan pembelajaran kontekstual dan inspiratif, yang tidak hanya memperkaya pengetahuan peserta didik, tetapi juga menanamkan kesadaran akan pentingnya pendidikan sebagai fondasi masa depan bangsa. (pusp)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp