Sugiwidyatni Gilang Handayani Temukan Pesan Spiritual dalam Puisi Joko Pinurbo di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta

Sugiwidyatni Gilang Handayani Meriview Buku Bersama Nuryanti A.Md

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Kegiatan literasi melalui program CALITA (Baca Balik Cerita) di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta kembali menghadirkan refleksi bermakna melalui karya sastra. Kali ini, Sugiwidyatni Gilang Handayani, siswi kelas X D, mengulas buku Latihan Tidur, kumpulan puisi karya Joko Pinurbo, bersama Pustakawan Nuryanti A. Md. pada pukul 15.00 WIB.

Sugiwidyatni mengungkapkan bahwa dirinya sangat menyukai puisi. Kecintaannya terhadap karya sastra itulah yang mendorongnya memilih buku Latihan Tidur. Dari sekian puisi yang dibacanya, puisi berjudul Pemeluk Agama menjadi karya yang paling berkesan dan mengusik kesadarannya tentang hubungan manusia dengan Allah.

Menurut Sugiwidyatni, puisi tersebut mengingatkan bahwa manusia terkadang hanya bersungguh-sungguh mencari Allah ketika sedang menghadapi kesulitan. Sebaliknya, ketika hidup dipenuhi kebahagiaan, manusia sering kali lupa untuk bersyukur dan mendekatkan diri kepada-Nya.

Ia mengungkapkan bahwa manusia mungkin merasa keberatan jika hanya dicari ketika orang lain sedang mengalami kesusahan. Namun, Allah senantiasa Maha Baik dan menerima hamba-Nya yang kembali kepada-Nya.

“Dari puisi ini, saya jadi sadar bahwa kita harus selalu mengingat Allah kapan pun dan di mana pun, bukan hanya ketika sedang susah. Pesan moral yang bisa saya ambil adalah kita harus senantiasa mendekatkan diri kepada Allah dalam keadaan apa pun,” ungkap Sugiwidyatni.

Pustakawan Nuryanti A. Md. mengaku terkesan dengan ulasan Sugiwidyatni karena mampu menangkap pesan reflektif dari puisi dan menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari. Menurutnya, membaca sastra tidak sekadar menikmati keindahan kata, tetapi juga menjadi sarana untuk mengenali diri, memperdalam kesadaran, serta menumbuhkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan.

“Ulasan Sugiwidyatni mengingatkan kita bahwa membaca dapat menjadi jalan untuk merenung dan memperbaiki diri. Semoga melalui puisi, para siswa semakin tumbuh menjadi pribadi yang peka, bersyukur, dan senantiasa menjaga kedekatan dengan Allah, baik dalam keadaan lapang maupun sempit,” tutur Nuryanti.

Sugiwidyatni berharap pengalaman membaca dan mengulas buku dapat membuat dirinya semakin mencintai puisi sekaligus memperoleh pelajaran berharga yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui CALITA (Baca Balik Cerita), MAN 2 Yogyakarta terus mendorong budaya membaca yang tidak berhenti pada aktivitas meminjam dan menuntaskan buku. Siswa juga diajak menceritakan kembali isi bacaan, membagikan pengalaman membaca, serta menyampaikan nilai-nilai yang mereka temukan kepada orang lain. (nur)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp