YOGYAKARTA
(MAN 2 Yogyakarta)
– Palang Merah Remaja (PMR) MAN 2 Yogyakarta menyelenggarakan Workshop Tanggap
Bencana di Aula Lantai 3 MAN 2 Yogyakarta, Selasa (18/8/2026). Mengangkat tema
mitigasi bencana kebakaran dan gempa bumi, kegiatan ini menjadi langkah
strategis dalam membangun budaya kesiapsiagaan sekaligus mewujudkan lingkungan
madrasah yang tangguh, aman, dan responsif terhadap berbagai potensi bencana.
Workshop diikuti oleh dua orang murid perwakilan dari setiap kelas serta
sejumlah unsur pendidik dan pengelola madrasah, antara lain Pembina PMR,
Koordinator Organisasi, Wakil Kepala Madrasah bidang Sarana dan Prasarana,
Wakil Kepala Madrasah bidang Kesiswaan, serta Koordinator Siaga Bencana MAN 2
Yogyakarta.
Menghadirkan
tim ahli dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta,
workshop berlangsung interaktif dengan pembekalan pengetahuan sekaligus praktik
menghadapi situasi darurat. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai
langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi gempa bumi, termasuk tindakan
yang tepat sebelum, ketika, dan setelah gempa. Selain itu, peserta juga
dibekali strategi penanganan awal ketika terjadi kebakaran di lingkungan
madrasah, sehingga diharapkan mampu bertindak secara cepat, tepat, dan tidak
panik ketika menghadapi kondisi darurat.
Melalui
workshop ini, PMR MAN 2 Yogyakarta tidak hanya memperkuat keterampilan peserta
dalam menghadapi bencana, tetapi juga menanamkan kesadaran bahwa kesiapsiagaan
merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara murid, guru, dan lembaga
kebencanaan menjadi fondasi penting dalam membangun madrasah yang memiliki
kapasitas mitigasi dan respons bencana yang baik. Dengan bekal pengetahuan dan
pengalaman praktik yang diperoleh, seluruh peserta diharapkan dapat menjadi
agen kesiapsiagaan yang mampu mengedukasi dan menggerakkan warga madrasah untuk
bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tangguh terhadap
bencana. (len)