TKA Bahasa Indonesia MAN 2 Yogyakarta: 93 Persen Murid Berpredikat Istimewa

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Capaian Tes Kompetensi Akademik (TKA) Bahasa Indonesia murid MAN 2 Yogyakarta menunjukkan hasil yang sangat membanggakan. Dari 243 murid yang mengikuti TKA, sebanyak 228 murid atau lebih dari 93 persen berhasil meraih predikat Istimewa sisanya berpredikat baik sebanyak 7 persen. menegaskan kuatnya kompetensi literasi peserta didik di madrasah tersebut.

TKA Bahasa Indonesia dirancang untuk mengukur kemampuan literasi secara menyeluruh, meliputi pemahaman bacaan, penalaran kebahasaan, kemampuan menganalisis teks, serta ketepatan mengekspresikan gagasan secara logis dan sistematis. Hasil ini menunjukkan bahwa murid MAN 2 Yogyakarta tidak hanya mampu memahami materi, tetapi juga terampil berpikir kritis, reflektif, dan komunikatif.

Sebagai bentuk penghargaan atas capaian terbaik, madrasah memberikan apresiasi khusus kepada peraih TKA tertinggi Bahasa Indonesia, yakni Kanza Haura Taqia dan Raynar Alifa Dzatil ‘Izza. Keduanya dinilai unggul dalam ketajaman memahami teks, kekuatan bernalar, serta kemampuan mengekspresikan gagasan secara runtut dan argumentatif, sehingga layak menjadi teladan literasi bagi peserta didik lainnya.

Capaian gemilang ini tidak terlepas dari peran para guru Bahasa Indonesia yang konsisten membina dan mendampingi proses belajar siswa. Pendampingan intensif oleh Rini Wijayanti, S.Pd, Sri Marlina, S.Pd., M.A., dan Afwan Suhaimi, S.Pd., menjadi penguat utama dalam membangun budaya literasi, nalar kritis, serta keberanian siswa mengemukakan gagasan secara akademik.

Kepala MAN 2 Yogyakarta Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa hasil TKA ini adalah buah dari proses panjang yang dijalani dengan disiplin, kejujuran, dan komitmen belajar. “Prestasi ini harus dimaknai sebagai amanah untuk terus menjaga semangat belajar, rendah hati, dan konsisten meningkatkan kualitas diri. Literasi adalah kunci untuk membuka masa depan,” pesannya.

Senada dengan itu, Wakaur Kurikulum Wajar Basuki, S.Ag., berharap capaian 93 persen predikat Istimewa menjadi pemantik untuk penguatan pembelajaran ke depan. Ia mendorong seluruh warga madrasah agar terus menajamkan pembelajaran berbasis literasi dan nalar kritis, memperkuat asesmen bermakna, serta menjaga kesinambungan pendampingan agar prestasi akademik berbanding lurus dengan pembentukan karakter.

Dengan capaian TKA Bahasa Indonesia ini, MAN 2 Yogyakarta semakin meneguhkan komitmennya sebagai madrasah unggul dalam literasi, bernalar kritis, dan pembentukan karakter akademik yang kokoh, siap mengantarkan peserta didik melangkah percaya diri menghadapi tantangan pendidikan pada jenjang berikutnya. (pusp)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp