Ujian Madrasah MAN 2 Yogyakarta Dimulai: Refleksi Tiga Tahun Pembelajaran, Penilaian Autentik dan Karakter Jadi Prioritas

Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Ujian Madrasah (UM) resmi dimulai pada Senin (02/03/2026) sebagai puncak evaluasi bagi peserta didik kelas XII setelah menempuh proses pembelajaran selama tiga tahun. Momentum ini menjadi refleksi menyeluruh atas perjalanan akademik sekaligus pembentukan karakter yang telah ditanamkan selama masa belajar di madrasah.

Kegiatan diawali dengan pengarahan dari Kepala MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih, S.Pd., M.Pd., yang menegaskan pentingnya integritas dalam pelaksanaan ujian. Dalam arahannya, Hartiningsih mengajak seluruh peserta didik untuk menjunjung tinggi nilai kejujuran serta menjadikan Ujian Madrasah sebagai proses pembuktian diri yang bermakna, bukan sekadar mengejar hasil akhir.

Selanjutnya, penjelasan teknis pelaksanaan ujian disampaikan oleh Wakil Kepala Urusan Kurikulum, Fajar Basuki Rahmat, S.Ag., didampingi staf kurikulum Nur Khasanah, S.Pd. Dalam pemaparannya, Fajar Basuki Rahmat menjelaskan secara rinci terkait tata tertib ujian, mekanisme pengerjaan, hingga sistem pengawasan yang diterapkan guna memastikan pelaksanaan berjalan objektif, transparan, dan akuntabel.

Pelaksanaan ujian berlangsung tertib dan terstruktur, dengan pengawasan ketat di setiap ruang guna menjaga kualitas dan kredibilitas hasil ujian. Madrasah juga menyiapkan sarana dan prasarana yang mendukung agar peserta didik dapat mengerjakan soal dengan nyaman dan fokus.

Ujian Madrasah tahun ini dirancang untuk menghasilkan penilaian autentik, yaitu penilaian yang tidak hanya mengukur aspek kognitif, tetapi juga mencerminkan sikap dan keterampilan peserta didik secara nyata. Soal-soal disusun berbasis pemahaman kontekstual, berpikir kritis, serta kemampuan pemecahan masalah yang telah dilatih selama tiga tahun pembelajaran.

Lebih dari itu, penilaian dalam Ujian Madrasah menitikberatkan pada penegakan karakter jujur. Nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan kerja keras menjadi indikator utama dalam proses evaluasi. Madrasah meyakini bahwa hasil terbaik lahir dari proses yang dijalani dengan integritas dan kesungguhan.

Selama tiga tahun terakhir, peserta didik telah melalui berbagai dinamika pembelajaran yang membentuk kompetensi dan karakter mereka. Ujian Madrasah menjadi titik akhir dari perjalanan tersebut sekaligus awal untuk melangkah ke jenjang berikutnya, baik di dunia pendidikan tinggi maupun kehidupan bermasyarakat.

Dengan komitmen kuat pada penilaian autentik dan penguatan karakter, MAN 2 Yogyakarta berharap seluruh peserta didik mampu menjalani Ujian Madrasah dengan penuh percaya diri, menjunjung tinggi kejujuran, serta membawa nilai-nilai luhur dalam setiap langkah menuju masa depan. (pusp)


wa Chat via WhatsApp