Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) - Berawal dari kecintaan terhadap sepak bola, novel Sebelas karya Tere Liye membawa pembaca mengikuti perjalanan yang penuh petualangan. Buku inilah yang dipilih Vajendra Tsaqiif Al-Abqory, siswa kelas XII A MAN 2 Yogyakarta, untuk dibagikan dalam program Baca, Balik, Cerita (Calita).
Cerita berpusat
pada Paul, mantan pemain sepak bola asal Spanyol yang melakukan perjalanan
menjelajahi berbagai wilayah Indonesia. Dari Papua, Sumbawa, Bali, Jawa,
Sulawesi, hingga Kalimantan, Paul mencari sebelas anak Indonesia yang memiliki
bakat luar biasa dalam sepak bola.
Salah satu sosok
yang menarik perhatian dalam perjalanan tersebut adalah Samosir, anak yang
lihai bermain sepak bola sekaligus rajin membantu orang tuanya. Perjalanan Paul
bukan sekadar menemukan pemain berbakat, tetapi juga menjadi proses untuk
membentuk sebelas anak tersebut menjadi sebuah tim sepak bola tangguh yang
dipersiapkan menghadapi klub-klub raksasa dari Eropa dan Amerika Selatan.
Bagi Vajendra,
kisah tersebut memberikan pengalaman membaca yang menarik karena memadukan
petualangan, sepak bola, perjuangan, dan kehidupan anak-anak dari berbagai
daerah di Indonesia. Ia melihat bahwa bakat saja tidak cukup tanpa kerja keras,
kedisiplinan, serta kemauan untuk terus berkembang.
“Menurut saya,
Sebelas menarik karena menceritakan perjalanan mencari anak-anak berbakat dari
berbagai daerah di Indonesia. Dari Samosir, saya juga belajar bahwa kemampuan
harus diiringi dengan kerja keras dan tetap mau membantu orang tua,” ujar
Vajendra.
Pustakawan MAN 2
Yogyakarta, Nuryanti, menilai bahwa bacaan seperti Sebelas dapat membuka
wawasan siswa tentang keberagaman Indonesia sekaligus menanamkan nilai
perjuangan.
“Melalui kisah
Paul dan sebelas anak yang ditemuinya, siswa dapat melihat bahwa setiap daerah
memiliki potensi dan anak-anak dengan bakat yang luar biasa. Yang terpenting
adalah bagaimana bakat tersebut dikembangkan dengan kerja keras, disiplin, dan
tanggung jawab,” ungkap Nuryanti.
Cerita Vajendra
tentang Sebelas menjadi salah satu bagian dari geliat literasi melalui Baca,
Balik, Cerita (Calita) MAN 2 Yogyakarta. Program ini memberikan ruang bagi
siswa untuk tidak hanya membaca buku, tetapi juga membagikan kembali cerita dan
nilai yang mereka temukan kepada warga madrasah.
Dari perjalanan
Paul menyusuri berbagai penjuru Indonesia, Sebelas menghadirkan pesan bahwa
talenta dapat tumbuh di mana saja. Ketika bakat bertemu dengan kesempatan,
kerja keras, dan semangat pantang menyerah, sebuah mimpi besar pun memiliki
jalan untuk diwujudkan. (nur)