Workshop Penguatan Guru Pembimbing OSN, OMI, dan Riset Perkuat Budaya Prestasi di MAN 2 Yogyakarta


Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — MAN 2 Yogyakarta terus memperkuat ekosistem pembinaan prestasi melalui Workshop Penguatan Guru Pembimbing OSN, dan Riset pada Senin (11/5/2026) di aula hotel Griya Persada Kaliurang. Perhelatan ini menghadirkan praktisi sekaligus pembimbing olimpiade nasional, Dr. Sri Untari, M.Pd.Si. Sosok yang dikenal berpengalaman mengantarkan peserta didik meraih prestasi tingkat nasional hingga internasional tersebut memberikan penguatan strategi pembinaan talenta secara sistematis dan berkelanjutan kepada para guru pembimbing.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis madrasah dalam menyatukan visi dan pola pembinaan Olimpiade Sains Nasional (OSN), dan riset agar lebih terarah, terukur, serta mampu membangun budaya prestasi yang kuat di lingkungan madrasah.

Dalam pemaparannya, Dr. Sri Untari menegaskan bahwa keberhasilan pembinaan olimpiade tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan sistem yang tertata, konsisten, dan berbasis kebutuhan nyata peserta didik maupun madrasah.

Ia menjelaskan, langkah awal yang harus dilakukan adalah need assessment atau penilaian kebutuhan dengan mengidentifikasi kelebihan, kekurangan, dan kebutuhan sekolah. Dari proses tersebut, madrasah dapat menyusun program yang efektif dan efisien sesuai karakteristik peserta didik serta potensi bidang yang akan dikembangkan.

“Pembinaan prestasi harus dimulai dari pemetaan yang jelas. Ketika kebutuhan sudah diketahui, maka program akan lebih tepat sasaran dan evaluasi bisa dilakukan secara berkala,” ujarnya.

Dalam workshop tersebut, peserta juga diperkenalkan pada konsep logic model pembinaan olimpiade yang menghubungkan sumber daya, kegiatan, keluaran, hingga hasil akhir yang ingin dicapai sekolah/madrasah. Menurutnya, keberhasilan pembinaan sangat dipengaruhi oleh kesiapan sumber daya seperti pendanaan, tenaga pembimbing, waktu pelatihan, serta kolaborasi dengan perguruan tinggi maupun mitra akademik.

Program pembinaan dirancang melalui pelatihan intensif bersama guru dan dosen, belajar mandiri dan kelompok, pengukuhan anggota tim olimpiade, hingga Achievement Motivation Training (AMT) untuk membangun mental juara peserta didik. Pelatihan dilakukan secara rutin dan berkelanjutan agar kemampuan akademik dan karakter peserta didik berkembang secara seimbang.

Selain itu, fasilitas penunjang seperti ruang diskusi, bahan pelatihan, buku referensi, serta alat pendukung pembelajaran juga menjadi bagian penting dalam membangun budaya belajar unggul.

Sri Untari menekankan bahwa keluaran dari pembinaan bukan hanya prestasi medali, tetapi juga tumbuhnya motivasi berprestasi, kemampuan memecahkan masalah, kecintaan terhadap ilmu pengetahuan, serta semangat juang yang kuat pada peserta didik.

Ia juga mengingatkan bahwa budaya prestasi harus dibangun melalui pelayanan terbaik kepada peserta didik berbakat. Guru pembimbing dituntut memiliki mindset siap mendampingi dan melayani secara maksimal agar potensi anak berkembang optimal.

Kepala MAN 2 Yogyakarta Hartiningsih, S.Pd, M.Pd berikan closing statement, “ketika benih dipersiapkan dengan baik dan media tumbuhnya tepat, maka hasilnya akan luar biasa. Budaya belajar yang kuat akan melahirkan karakter tangguh dan prestasi yang berkelanjutan,” jelasnya.

Workshop ini mendapat sambutan antusias dari para guru pembimbing, diskusi dengan banyak pertanyaan yang dilontarkan dan dijawab narasumber dengan ramah, panjang lebar dan dinilai membuka wawasan baru tentang pentingnya tata kelola pembinaan yang lebih profesional dan terstruktur. Kegiatan tersebut juga menjadi awal penguatan sistem pembinaan talenta di MAN 2 Yogyakarta untuk melahirkan generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui workshop ini, MAN 2 Yogyakarta menunjukkan komitmennya tidak hanya mengejar prestasi kompetitif, tetapi juga membangun budaya akademik yang sehat, kolaboratif, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh. (pusp)


Berikan Komentar

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun). Komentar akan ditampilkan setelah disetujui oleh Admin
wa Chat via WhatsApp