Yogyakarta (MAN 2 Yogyakarta) — Di antara riuh kehidupan, selalu ada kata-kata yang mengajak kita untuk berhenti sejenak. Membaca puisi dapat menjadi perjalanan sunyi untuk menikmati ketenangan, menyusuri kenangan, sekaligus menemukan kembali kehangatan dari hal-hal sederhana. Nuansa itulah yang dirasakan Zaura Avicenna Ma’suma, siswa kelas X H, saat membaca Buku Latihan Tidur karya Joko Pinurbo di Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta. Rabu (16/09/2026) pukul 12.30 WIB bersama Pustakawan MAN 2 Yogyakarta, Nuryanti, A.Md.
Membaca
puisi-puisi dalam buku tersebut membuat Zaura merasakan ketenangan sekaligus
kedamaian yang mendalam. Kata-kata yang sederhana tetapi penuh makna seolah
mengajak pembaca menikmati hal-hal kecil dalam kehidupan dan menemukan
kehangatan di balik peristiwa sehari-hari.
Salah
satu puisi yang paling berkesan bagi Zaura adalah “Jalan Kampung”. Dalam puisi
tersebut, Ia menangkap gambaran kehidupan warga yang duduk bersama, berbincang
santai, dan menikmati kebersamaan. Suasana kampung terasa begitu akrab,
menghadirkan nuansa kekeluargaan, kerukunan, kebahagiaan, serta kebersamaan
yang sederhana tetapi bermakna.
Bagi
Zaura, gambaran tersebut menghadirkan perasaan damai. Ia seakan diajak
menyaksikan sebuah kampung yang hidup bukan karena kemewahan, melainkan karena
hubungan hangat antarmanusia.
Pustakawan
MAN 2 Yogyakarta, Nuryanti, A.Md., yang juga menyukai puisi, turut hanyut dalam
suasana kampung yang digambarkan Zaura. Menurutnya, puisi tersebut menghadirkan
kerinduan sekaligus kehangatan yang mengalir sejuk di dalam jiwa.
“Puisi
terkadang tidak perlu menggunakan kata-kata yang rumit untuk menyentuh hati.
Dari gambaran sederhana tentang warga yang duduk, berbincang, dan menikmati
kebersamaan, kita bisa merasakan kehangatan yang mungkin pernah kita alami atau
justru sedang kita rindukan. Ada kesejukan ketika kita membayangkan kehidupan
kampung yang rukun, sederhana, dan penuh kekeluargaan,” ungkap Nuryanti.
Review
Zaura menjadi pengingat bahwa literasi dapat membawa pembaca pada pengalaman
yang sangat personal. Sebuah puisi dapat menjadi jendela untuk melihat
kehidupan, sekaligus menjadi jalan pulang menuju kenangan, kerinduan, dan
ketenangan yang tersimpan di dalam diri.
Melalui
program Baca, Balik, Cerita, Perpustakaan MAN 2 Yogyakarta terus memberikan
ruang bagi siswa untuk tidak hanya membaca, tetapi juga merasakan, merenungkan,
dan membagikan makna dari buku yang mereka baca.
Literasi
adalah ketika sebuah tulisan selesai dibaca, tetapi maknanya terus tinggal di
dalam jiwa. (nur)
Berikan Komentar